Seputar RPP Kurikulum 2013

k13Salah satu kompetensi seorang guru  adalah  kompetensi pedagogik.  Kemampuan pedagogik  seorang guru bermula dari perancangan desain pembelajaran. Perancangan desain pembelajaran yang dikenal dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mengacu pada silabus yang telah diberikan oleh pemerintah.  Menurut Permen Dikbud No. 81A tahun 2013 menyebutkah bahwa Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup: (1) data sekolah, matapelajaran, dan kelas/semester; (2) materi pokok; (3) alokasi waktu; (4) tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5) materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) media, alat dan sumber belajar; (6) langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (7) penilaian. Berdasarkan definisi tersebut dapat diketahui bahwa standar proses bermula dari penyusunan RPP.

Kemampuan penyusunan RPP mutlak dikuasai oleh seorang guru. Tetapi fakta dilapangan menunjukan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun RPP. Berdasarkan Hasil penelitian Daya Negri Wijaya (2011) dalam  Jurnal FIS sebelum dilakukan treatmen menyebutkan bahwa guru memiliki kemampuan rendah dalam menyusun RPP. Sejauh mana kemampuan guru-guru di sebuah sekolah dalam menyusun RPP, secara real dapat diketahui oleh manajemen sekolah dan guru-guru dalam sekolah tersebut. Berdasarkan pengamatan cara termudah guru dalam menyusun RPP adalah memanfaatkan internet dengan menggunakan fasilitas google (misalnya). Selanjutnya guru melakukan beberapa modifikasi. Akibatnya adalah RPP yang dibuat oleh guru tidak begitu berperan dalam pelaksanaan pembelajaran.

Ada beberapa hal yang menyebabkan guru kurang terampil dalam menyusun RPP berdasarkan pengamatan pelatihan yang dilaksanakan oleh penulis.

  1. Guru belum memahami peranan RPP dalam pembelajaran. Muara dari keberhasilan pembelajaran merupakan bermula dari penyusunan rencana pembelajaran. Jika guru tidak memahami pilosofis dari perencanaan pembelajaraan maka sebenarnya guru telah merencanakan sebuah kegagalan dalam pembelajaran. RPP disusun guru sebagai terjemahan dari ide kurikulum dan berdasarkan silabus yang telah dikembangkan di tingkat nasional ke dalam bentuk rancangan proses pembelajaran untuk direalisasikan dalam pembelajaran.
  2. Guru belum memaksimalkan peranan MGMP dalam penyusunan RPP. Pemerintah telah memberikan kesempatan pada guru untuk  pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara mandiri maupun berkelompok melalui MGMP antarsekolah atau antarwilayah dikoordinasikan dan disupervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan. Sehingga peran aktif sekolah dan Dinas Pendidikan diperlukan dalam manajemen MGMP agar menjadi lembaga yang mampu memaksimalkan potensi guru.
  3. Guru sering mengalami kendala teknis dalam penyusunan RPP. Kendala itu misalnya terbatasnya waktu dalam menyusun RPP, kemampuan memahami silabus, kemampuan mengembangkan indicator, medesain metode pembelajaran(model-model pembelajaran), kemampuan merancang penilaian. Manajemen sekolah merancang workshop pada awal tahun ajaran baru untuk menyiasati keterbatasan waktu. Untuk kendala teknis yang lain adalah melakukan upgrading secara mandiri untuk masalah pengetahuan tentang elemen RPP.

Berikut lampiran dalam menyusun RPP yang dapat di unduh melalui link berikut.

  • Untuk memudahkan pembuatan indicator, berikut kata kerja dalam taksonomi Bloom yang direvisi. Silakan klik disini.
  • Berikut format RPP berdasarkan Permen Dikbud No. 81A tahun 2013. Silakan klik disini.
  • Berikut format kegiatan inti pembelajaran dengan model Discovery Learning. Silakan klik disini.
  • Berikut format kegiatan inti pembelajaran dengan model Problem Based Learning. Silakan klik disini.
  • Berikut format kegiatan inti pembelajaran dengan model Project Based  Learning. Silakan klik disini.
  • Berikut contoh RPP lengkap. Silakan klik disini.

By: K. Sutame [Mathyess.wordpress.com]

Posted on July 12, 2014, in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: