Monthly Archives: June 2014

Cara Download Video di Youtube

youtube-filmParadigma pembelajaran abad 21 adalah pembelajaran yang  berorentasi pada konstruktisme. Pembelajaran konstruktisme   mensyaratkan  peserta didik membangun pengetahuan secara aktif. Pembelajaran ini selaras dengan kurikulum 2013.  Peserta Didik membangun pengetahuannya dengan pengalaman belajar yang telah ia dapat  atau dengan  pengetahuan yang baru didapat dari berbagai sumber (referensi). Guru harus benar-benar inovatif dalam merancang sumber belajar.

Dunia maya telah menyediakan sumber belajar untuk peserta didik  dengan  jumlah yang melimpah.  Sumber belajar dengan berbagai format, misalnya video (audio-visual).  Salah satu penyedia jasa video pembelajaran yang bersifat free adalah Youtube.  Cukup dengan search menggunakan kata kunci tertentu, maka video pembelajaran tersedia. Masalah yang sering dihadapi oleh Guru adalah kesulitan dalam mengunduh (Download) video pembelajaran tersebut. Ada beberapa cara untuk mengunduh video pembelajaran tersebut dari menggunakan aplikasi berbayar sampai menggunakan website pihak ketiga.  Berikut akan disajikan bagaimana cara mendownload Read the rest of this entry

PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN BERKAITAN DENGAN PENGEMBANGAN MATERI DAN PENGALAMAN BELAJAR SIWA

imagesTujuan merupakan pernyataan yang menunjukkan perilaku yang harus dapat dilakukan siswa, setelah siswa mengikuti proses pembelajaran.Tujuan harus berorientasi kepada siswa, bukan guru.Tujuan harus dinyatakan dengan kata kerja operasional; kata kerja yang menunjukkan perbuatan yang dapat diamati langsung dan hasilnya dapat diukur.Contoh kata-kata kerja operasional: menghitung, membedakan, menuliskan, memcahkan, menyusun, membandingkan, membuat, menggambar, dan sebagainya.Contoh bukan kata-kata kerja tak-operasional: mengerti, mengetahui, menghargai, mempercayai, menyukai, dan sebagainya.

Empat unsur dalam tujuan pembelajaran:
a. Audience : siapa sasarannya?
b. Behavior: yang dapat dilakukan oleh sasaran?
c. Condition: kondisi yang bagaimana behavior tersebut?
d. Degree: tingkat keberhasilan yang dapat dicapai. Read the rest of this entry

BUKU GURU DAN BUKU SISWA MATEMATIKA SMA/SMK

Buku Guru XI Kurikulum 2013Buku guru dan buku siswa merupakan salah satu sarana iImplementasiKurikulum Tahun 2013  dalam pembelajaran.  Buku guru dan buku siswa telah disiapkan Pemerintah  sesuai dengan Permendikbud nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru.

Buku Guru

Buku Guru  merupakan pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran  yang meliputi persiapan, pelaksanaan dan penilaian serta  pedoman penggunaan  buku siswa. Buku guru terdiri dari dua bagian,  yaitu petunjuk umum pembelajaran dan  petunjuk khusus pelaksanaan pembelajaran pada setiap bab sesuai dengan  buku siswa. Petunjuk umum pembelajaran  berisi informasi tentang cakupan dan lingkup materi pembelajaran, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran yang meliputi pendekatan, model dan metode, penjelasan tentang media dan sumber belajar serta  prinsip-prinsip penilaian pada pembelajaran. Petunjuk khusus pembelajaran  terdiri dari beberapa bab sesuai

Read the rest of this entry

PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013

k13Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karena itu Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendekatan saintifik diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Dalam pendekatan atau proses kerja yang memenuhi kriteria ilmiah, para ilmuan lebih mengedepankan pelararan induktif (inductive reasoning) dibandingkan dengan penalaran deduktif (deductivereasoning).
Penalaran deduktif melihat fenomena umum untuk kemudian menarik simpulan yang spesifik.Sebaliknya, penalaran induktif memandang fenomena atau situasi spesifik untuk kemudian menarik simpulan secara keseluruhan.Sejatinya, penalaran induktif menempatkan bukti-bukti spesifik ke dalam relasi idea yang lebih luas. Metode ilmiah umumnya menempatkan fenomena unik dengan kajian spesifik dan detail untuk kemudian merumuskan simpulan umum. Metode ilmiah merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu atau beberapa fenomena atau gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Untuk dapat disebut ilmiah, metode pencarian (method of inquiry) harus berbasis pada bukti-bukti dari objek yang dapat diobservasi, empiris, dan terukur dengan prinsip-prinsip penalaran yang spesifik.Karena itu, metode ilmiah umumnya memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui observasi atau ekperimen, mengolah informasi atau data, menganalisis, kemudian memformulasi, dan menguji hipotesis.

Langkah-langkah Pembelajaran dengan Pendekatan Ilmiah -Baca Selanjutnya>