Penggunaan Edmodo Dalam Pembelajaran Matematika di SMK

edmoSeiring dengan  pesatnya perkembangan  zaman,  seluruh aspek kehidupanpun  ikut berubah.  Era globalisasi  yang ditandai dengan  tidak adanya sekat  dimensi  ruang dan waktu, mengharuskan  seluruh aspek kehidupan  bersentuhan dengan  informasi dan teknologi. Dunia pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang mewajibkan adanya intervensi teknologi, informasi dan komunikasi. Menurut Pusat Kurikulum Balitbang Kemandiknas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Berdasarkan arah tujuan kurikulum melibatkan TIK dalam pembelajaran adalah sebuah syarat pembelajaran dalam era globalisasi. Menurut Anita Lie (2002: 54-55) seorang guru dituntut memiliki keterampilan berupa strategi dalam meramu pembelajarannya. Guru tidak hanya memiliki strategi pembelajaran tetapi juga mengkombinasikan TIK dalam pembelajrannya, terutama dalam pembelajaran matematika.

Matematika sebagai sebuah disiplin ilmu tentu memiliki content yang berbeda jika dibandingkan dengan yang lainnya. Bell (1981: 108) menyatakan bahwa objek yang dipelajari dalam matematika terbagi menjadi dua yaitu objek langsung (direct) dan objek tidak langsung (indirect).  Objek langsung dibagi lagi menjadi empat macam, yakni (1) fakta (fact); (2) keterampilan (skill); (3) konsep (concept); dan (3) prinsip (principle). Sedangkan objek tidak langsung menjadi delapan, yakni: pembuktian teorema (theorem proving), penyelesaian masalah (problem solving), transfer pembelajaran (transfer of learning), belajar tentang bagaimana seharusnya belajar (learning how to learn), pengembangan intelektual (intellectual development), bekerja secara mandiri (working individually), bekerja dalam kelompok (working in group), dan sikap-sikap positif ( positive attitudes). Sehingga keterlibatan TIK dalam pembelajaran matematika sangat penting. Menurut Ittigson & Zewe (Chong Chee Keong, Sharaf Horani & Jacob Daniel:2005) penggunaan TIK dalam pembelajaran matematika merupakan perkara yang ensesial. Hal ini dikarenakan penggunaan TIK dalam pembelajaran matematika meningkatkan  pemahaman konsep dasar. Penggunaan  TIK dalam pembelajaran matematika disamping meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika tetepi juga mampu merangsang kemampuan berpikir kritis pada siswa. Upaya memancing  berpikir kritis pada siswa misalnya dengan memberikan masalah-masalah problem solving. Menurut Amarasinghe adan  Lambdin (Shafia Abdul Rahman, Munirah Ghazali, Zurida Ismail:(2003)), penggunaan TIK juga sebagai sarana membantu siswa untuk memecahkan masalah-masalah non rutin.

Keunikan  pembelajara matematika jika dilihat dari segi content juga tidak kalah uniknya adalah pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kurikulum SMK terdiri atas tiga kelompok mata pelajaran yaitu kelompok mata pelajaran normatif, adaptif dan produktif. Kelompok mata pelajaran normatif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh, yang memiliki norma-norma kehidupan sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial (anggota masyarakat) baik sebagai warga negara Indonesia maupun sebagai warga dunia. Kelompok mata pelajaran produktif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membekali peserta didik agar memiliki kompetensi kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).  Kelompok mata pelajaran adaptif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki dasar pengetahuan yang luas dan kuat untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial, lingkungan kerja, serta mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Pelajaran matematika termasuk  kelompok mata pelajaran adatif. Merujuk pada penjelasan Pasal 15 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan menengah kejuruan utamanya adalah mempersiapkan peserta didik untuk mampu bekerja pada bidang tertentu. Pembelajaran matematika SMK berbeda dengan pembelajaran matematika di SMA. Adanya  kelompok mata pelajaran produktif mengharuskan siswa mempraktekan keilmuannya di sekolah dengan dunia usaha nyata dalam kehidupan.

Karaketer kurikulum SMK yang  bersifat aplikatif dalam dunia usaha mengharuskan siswa di SMK mengikuti program magang satu sisi (kelompok mata pelajaran produktif) dan sisi yang lain siswa juga tetap mengikuti pembelajaran kelompok mata pelajaran normatif dan adatif. Untuk mengatasi masalah pembelajaran tersebut, keterlibatan TIK sangat diperlukan dalam membantu pembelajaran matematika. Salah satu aplikasi TIK tersebut adalah Edmodo social network .  Edmodo adalah situs jejaring sosial yang digunakan untuk tujuan pendidikan. Edmodo jauh lebih baik dari  situs Facebook yang biasa digunakan untuk tujuan pembelajaran. Seperti Facebook, Edmodo adalah sebuah situs yang dirancang untuk membuat orang berhubungan dengan orang-orang yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama. Edmodo menciptakan lingkungan online bagi para guru dan siswa untuk tetap terhubung dalam pengaturan pendidikan. Edmodo merupakan  ruang belajar online menciptakan lingkungan yang aman untuk kelas untuk berbagi ide, file, tugas dan penilaian  melalui akses internet. Fitur-fitur  tersebut dalam Edmodo sangat membantu dalam pembelajaran jarak jauh berbasis pada lingkungan sekolah (school based environment).

Menurut Stroud (2010), Edmodo memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan aplikasi social network atau yang jenisnya. Keunggulan-keunggulan dari Edmodo adalah sebagai berikut.

  1. Edmodo menjamin keamanan dan kemudahan atas aktivitas pembelajaran seperti berbagi idea tau yang lainnya baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar. Kemudahan mengakses Edmodo dapat menggunakan komputer maupun telepon genggam. Sehingga meskipun siswa  sedang melaksanakan magang, siswa tetap belajar kelompok mata pelajaran yang lainya.
  2. Guru dapat mengumpulan bahan atau materi yang digunakan dalam pembelajaran matematika dalam fitur Library, sehingga membantu siswa untuk mencari alternatif sumber pembelajaran untuk dipelajari oleh siswa.
  3. Edmodo menyediakan akses yang cepat dan mudah seperti tugas, kuis, sumber belajar berbasis web.
  4. Orang tua dapat log-on ke account dengan kode kelas dan mengetahui pembelajaran siswa yang dilakukan di kelas. Harapannya adalah untuk menciptakan keterlibatan orang tua lebih tua yakni  berkomunikasi dengan guru tanpa harus datang ke kelas. Orang tua dapat log-on kapan dan  dimana saja.
  5. Guru dapat berbagi file, ide, dan materi lainnya  dengan guru lain. Hal ini memungkinkan mereka untuk memperluas perpustakaan mereka sendiri dan strategi pembelajaran.

Sejumlah keunggulan penggunaan Edmodo dalam pembelajaran terutama pembelajaran matematika sangat membantu  pembelajaran di SMK. Sehingga meskipun siswa sedang magang, siswa tetap belajar. Berdasarkan pengalaman, meskipun siswa sudah dilengkapi dengan modul untuk belajar mandiri, tetapi banyak siswa yang tidak memperdulikannya. Berdasarkan pemaparan di atas, tidak ada alasan guru untuk tidak mencoba aplikasi TIK tersebut. Edmodo yang mudah dipelajari dan digunakan. Banyak referensi dalam penggunaan Edmodo yang dapat digunakan oleh guru dalam mengembangkan pembelajaran jarak jauh.

Daftar Pustaka

  1. Alan Pritchard (2007). Effective Teaching with Internet Technologies Pedagogy and Practice. SAGE Publications Inc: Thousand Oaks
  2. Ace Suryad. (2007). Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 8, Nomor 1, Maret 2007, 83-98.
  3. Bell, F. H. (1981). Teaching and learning mathematics (In secondary school). (2nd ed.). Dubuque, Iowa: Wm, C. Browm Company Publisher.
  4. Casey Stroud. (2010). Edmodo A White Paper. Wintrop University
  5. 5.      Shafia Abdul Rahman, Munirah Ghazali, Zurida Ismail. (2003). Integrating Ict In Mathematics Teaching Methods Course: How Has Ict Changed Student Teachers’ Perception About Problem Solving. Proceedings of the International l Conference The Decidable and the Undecidable in Mathematics Education
  6. Chong Chee Keong, Sharaf Horani & Jacob Daniel. (2005). A Study on the Use of ICT in Mathematics Teaching. Malaysian Online Journal of Instructional Technology (MOJIT), Vol. 2, No. 3, pp 43-51.

By: K. Sutame, M.Pd (Guru SMK Negeri 3 Banjarmasin)

Posted on July 27, 2013, in Artikel. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: